Tentang Jurusan T.Informatika

Semua hal yang berkaitan dengan Jurusan Teknik Informatika

Selanjutnya

Dosen & Staff

Dosen dan Staff yang menjadi tulang punggung kegiatan akademik di Jurusan teknik Informatika

Selanjutnya

Sarana & Prasarana

Kelengkapan sarana dan prasarana penunjang kegiatan akademik di lingkungan Jurusan Teknik Informatika

Selanjutnya

Akademik

Informasi yang berkaitan dengan kegiatan akademik, mahasiswa dan info lainnya

Selanjutnya

Mahasiswa TIf sabet Best Presentation dan Best Solution di AVEC 2017

IMG_0493 copy

 Kiri Adi Prasetyo D3 Manajemen Informatika, Tengah Salamun Rochman Nudin, S.Kom, M.Kom. , Kanan Rafy Aulia Akbar S1 Teknik Informatika

 

Audio/Visual Emotion Challenge and Workshop (AVEC 2017) adalah Workshop IOT (Internet Of Things) yang diikuti oleh anggota yang bergabung di RAVTE (Regional Association for Vocational and Technical Education) yang berada di beberapa negara di Asia. Salah satunya adalah Indonesia. Dan terdapat 4 universitas yang ada di Indonesia yang bergabung di RAVTE yaitu, UPI Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Surabaya

            AVEC 2017, dilaksanakan pada tanggal 16-23 Juli 2017 di Fakultas Teknik dan Pendidikan Kejuruan, Universiti Tun Hussein, Johor, Malaysia. Kegiatan 5 hari ini, dilakukan secara berkelompok. Satu kelompok berisi 8 orang dari 7 negara yang berbeda dengan total 10 kelompok.

selanjutnya

Rifani : IPK Terbaik Dimulai dari Sugesti

mbak rifani

Dari ratusan mahasiswa Jurusan Teknik Informatika UNESA, Rifani Puji Rahmawati prodi D3 MI 2013 C pada Yudisium III 2016 berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik yakni 3.70 . Ini merupakan kali kedua Rifani mendapatkan predikat IPK terbaik.

Meskipun ada kegiatan selain kuliah seperti mengajar les privat, Rifani tidak merasa kesulitan dalam mengatur waktunya untuk kuliah dan mengajar les privat. Kuncinya yaitu selalu menyempatkan waktu untuk belajar setiap harinya.

Rifani yang selama 6 semester ini grafik IPnya selalu naik mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mau berfikir negatif terhadap dosennya, meskipun terkadang memang ada kriteria dosen yang kurang sesuai dengan dirinya.

Rifani mengatakan bahwa dosen memang mempunyai karakteristik masing-masing. Kita sebagai mahasiswa tidak boleh berpikir negatif atas sifat dosen. Semua itu juga untuk kita agar lebih displin. Karena kita sudah mahasiswa, bukan lagi siswa SMA. Kalau pikiran kita sudah negatif terhadap dosen yang mengajar, dampaknya akan kembali kepada diri sendiri. Seperti jadi malas mengikuti mata kuliah dosen tersebut, mengerjakan tugas jadi sering mencontek, tidak serius mengikuti mata kuliah tersebut dan akhirnya dampak negatif yang didapat yakni mendapat nilai jelek. (Novita)

Berikut tips meraih IPK terbaik menurut Rifani Puji Rahmawati :

  1. Lakukan yang terbaik.
  2. Jangan men-judge dosen dengan hal yang negatif.
  3. Berfikir positif terhadap dosen.
  4. Sugesti diri sendiri dengan hal yang positif.
  5. Usahakan mengerjakan tugas tidak mendadak.
  6. Sempatkan waktu untuk belajar setiap harinya.